Politik

Biadab! Zionis Israel Mutilasi Mayat Warga Palestina

72
×

Biadab! Zionis Israel Mutilasi Mayat Warga Palestina

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Aksi barbarisme dan kejahatan rezim pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina sudah melampaui batas dan lebih kejam dari tentara Nazi.

Diberitakan, Kantor Media Pemerintah Palestina (GMO) menyebut tentara zionis mengembalikan sebanyak 80 mayat para syuhada merupakan warga sipil Palestina yang dibunuh dalam kondisi jasad telah dimutilasi serta mencuri organ tubuhnya. 

Baca Juga: Sejarah Langka di Dunia, Bersekutunya Prabowo dan Mualem

Ini hanya sebagian yang terungkap. Masih banyak korban mutilasi lain yang dilakukan zionis terhadap pemuda-pemuda Palestina sejak penjajahan berlangsung.

Meskipun demikian, tentara Zionis menolak memberikan daftar nama-nama korban mutilasi yang jasad nya diserahkan ke pihak Palestina dan dikuburkan kemarin.

Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med sebelumnya mengatakan pihaknya mengkhawatirkan kemungkinan pencurian organ dari jenazah warga Palestina. Ia menambahkan bahwa mereka telah mendokumentasikan pasukan Israel menyita puluhan jenazah dari al-Shifa dan rumah sakit Indonesia di Gaza utara, bersama dengan rumah sakit lain di selatan.

Para profesional medis dilaporkan menemukan organ-organ vital, seperti hati, ginjal dan jantung, serta koklea dan kornea, hilang, yang merupakan bukti potensi dan fakta telah terjadinya pencurian organ.

Menanggapi kejahatan luar (extra ordinary crime) rezim Zionis Israel. Salah satu Pimpinan di Gerakan Hamas Osama Hamdan mengatakan hingga saat ini, lebih dari 21.000 martir telah tewas akibat agresi tersebut, selain 54.000 orang terluka.

“Tangan pemerintah Amerika ternoda denga darah anak-anak Gaza,” ujarnya di media RNN Telegram.

Baca Juga: Pembantaian Gaza Semakin Brutal dan Ganas!

Disamping itu ia juga mengatakan, “kami memuji posisi dan sikap Ansarullah di Yaman yang mendukung Gaza melawan kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat kami,”

Osama Hamdan menambahkan, kami menyambut baik sikap beberapa negara Eropa yang menolak kejahatan pendudukan Zionis

Pihak Hamas juga memperingatkan semua negara dan pemerintah agar tidak berurusan dengan apa yang Netanyahu promosikan dalam apa yang disebutnya sebagai migrasi sukarela penduduk Gaza.

Terkait dengan penyerangan pejabat tinggi Iran di Suriah, Pimpinan Hamas mengutuk pembunuhan pengecut Zionis yang menargetkan komandan Garda Revolusi, Radhi al-Moussawi.