Politik

Prabowo Kuasai 340.000 Hektare Lahan, Ini Fakta di Balik Tudingan Anies saat Debat Capres

79
×

Prabowo Kuasai 340.000 Hektare Lahan, Ini Fakta di Balik Tudingan Anies saat Debat Capres

Share this article

PIKIRAN ACEH – Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menuding Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto memiliki tanah ratusan ribu hektare di Indonesia. Hal itu disampaikan pada saat Debat Capres pada Minggu 7 Januari 2024 malam.

“Di saat tentara kita lebih dari separoh tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya, Pak Prabowo punya lebih dari 340 hektare tanah di republik ini,” ucapnya. Tak lama, Anies Baswedan pun meralat data tersebut. Dia menyebut, Prabowo Subianto memiliki luas lahan yang jauh lebih besar.

“Saya mengklarifikasi tadi data yang meleset, maaf Pak Prabowo, angkanya terlalu kecil. (ada) 340.000 hektare. Saya klarifikasi,” ujarnya.

Belum sempat melanjutkan ucapannya, Anies Baswedan justru diinterupsi oleh Prabowo Subianto. Padahal, pada saat itu Prabowo Subianto belum diizinkan untuk memberikan tanggapan. “Itu pun salah..itu pun salah. Mas Anies, jangan…,” katanya.

Pernah Disinggung Jokowi saat Debat Capres 2019 Permasalahan kepemilikan lahan Prabowo Subianto bukan kali pertama disinggung lawannya saat Debat Capres.

Pasalnya, hal itu juga pernah diungkapkan Jokowi kala Debat Capres 2019. Pada saat itu, Jokowi menyinggung ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan dan Aceh yang dimiliki Prabowo Subianto.

Hal itu menanggapi pembagian sertifikat tanah yang kerap dilakukannya.

“Pembagian yang tadi sudah saya sampaikan, hampir 2,6 juta itu, memang agar produktif. Dan sekali lagi, kita tidak memberikan kepada yang gede-gede,” ujarnya.

“Saya tahu pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220.000 hektare. Juga di Aceh Tengah 120.000 hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” tutur Jokowi menambahkan. Menanggapi hal itu, Prabowo Subianto tak membantah. Dia membenarkan kepemilikan lahan ratusan ribu hektare di dua daerah tersebut pada saat closing statement Debat Capres 2019.

“Tadi disinggung tentang tanah yang katanya saya kuasai, ratusan ribu di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU, itu adalah milik negara,” ucapnya.

“Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali, dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola karena saya nasionalis dan patriot,” kata Prabowo Subianto menambahkan.

Jusuf Kalla: Saya yang Kasih Izin penggunaan lahan atas dasar Hak Guna Usaha (HGU) Prabowo Subianto diteken oleh Jusuf Kalla ketika masih menjabat sebagai Wakil Presiden periode 2004-2009.

Fakta mengenai kepemilikan lahan itu pun dibongkar langsung oleh Jusuf Kalla pada 2019 silam.

“Pak Prabowo memang menguasai tapi sesuai UU, sesuai aturan, apa yang salah? Kebetulan waktu itu saya yang kasih,” katanya di kantor Wapres, Jakarta, Selasa 19 Februari 2019.

Kala itu, dia mengatakan bahwa tanah berstatus hak guna usaha (HGU) tersebut dibeli oleh Prabowo Subianto seharga 150 juta dolar AS (Rp1,3 triliun kurs 2004). Tanah itu dibeli tepat dua minggu setelah Jusuf Kalla dilantik sebagai wakil presiden. “Itu yang dibeli kredit macet,” ucapnya.

Akan tetapi, Jusuf Kalla hanya menyampaikan kepemilikan tanah Prabowo Subianto di Kalimantan.

Sedangkan terkait lahan Prabowo Subianto di Aceh, dia pun tak banyak mengetahui hal tersebut.

Baca Juga: Bersitegang dengan Anies, Prabowo Bilang Jangan Cuma Omong-omong Saja

“Saya tidak tahu detailnya tapi kombatan itu punya perjanjian kebijakan, untuk mengambil lahan kombatan,” ujarnya. Harta Kekayaan Prabowo Subianto Versi LHKPN Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2022, kekayaannya tembus Rp2 triliun.

Prabowo Subianto tercatat memiliki sejumlah tanah dan bangunan di DKI Jakarta dan Jawa Barat, antara lain: Tanah dan bangunan seluas 841/580 meter persegi di Jakarta Selatan yang merupakan hibah tanpa akta senilai Rp32,6 miliar.

Tanah dan bangunan seluas 8.365/2.175 meter persegi di Jakarta Selatan yang merupakan hasil sendiri, dengan nilai Rp158 miliar.

Tanah seluas 48.970 meter persegi di Bogor yang merupakan hasil sendiri senilai Rp9,7 miliar. Tanah seluas 760 meter persegi di Bogor yang merupakan hasil snediri, dengan nilai Rp5,4 miliar. Bangunan seluas 760 meter persegi di Bogor, hasil sendiri dengan nilai bangunan mencapai Rp5 miliar.

Tanah seluas 2.100 meter persegi di Bogor, hasil sendiri dengan nilai Rp45 miliar. Tanah dan bangunan seluas 180.000 meter persegi hasil sendiri, dengan nilai bangunan mencapai Rp15 miliar. Tanah dan bangunan seluas 61 meter persegi hasil sendiri di Bogor dengan nilai mencapai Rp400 juta.

Baca Juga: Profil Lengkap 11 Panelis di Debat Capres 2024 Hari Ini

Tanah dan bangunan seluas 10.000/800 meter persegi di Bogor, merupakan hasil sendiri dengan nilai Rp3 miliar. Bangunan seluas 500 meter persegi di Bogor, yang merupakan hasil sendiri senilai Rp500 juta.

Selain tanah dan bangunan, Prabowo Subianto juga tercatat memiliki tujuh mobil dan satu motor dengan total nilai mencapai Rp1.258.500.000. Dia juga tercatat memiliki harta bergeral lain senilai Rp16,4 miliar.

Menhan itu juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp1,7 triliun. Prabowo Subianto juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp2,5 miliar, serta harta lainnya mencapai Rp45 miliar. Akan tetapi, dia tercatat memiliki utang sebanyak Rp8 miliar. Sehingga, total kekayaannya mencapai Rp2.034.395.519.335. ***