PIKIRAN ACEH – Makanan untuk mencegah stunting di Posyandu hanya berupa jajanan Rp 500-an kini viral di media sosial.
Pasalnya, makanan yang dibagi di Posyandu memperkaya gizi anak itu hanya snack Rp 500-an.
“Gimana stunting mau dicegah kalau makanan dari Posyandu kayak gini. Ada nilai gizinya? Menambah berat badan?” kata ucap Yulia, pemilik video viral tersebut diawal video.
Dalam video yang sudah beredar luas itu, Yulia memperlihatkan beberapa jajanan milik adiknya yang diberikan Posyandu.
Baca Juga: Viral di Aceh, Ustaz Pon Lah Nikahi Gadis dengan Mushaf Alquran Tulisan Tangan Sendiri
Wanita dari Desa Matang Panyang, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara mengatakan beberapa jajanan yang diberikan seharga Rp 500-an seperti wafer dan beberapa jenis jajanan lainnya.
“Ini masih ada dua lagi snack Rp 500-an itu sudah duluan dimakan sama adek. Kayak wafer Rp 500-an,” katanya.
Dia menyebutkan, jajanan yang diberikan posyandu tersebut dinilai tak bergizi dan sanggup dibelikan orang tua pada anak-anaknya.
Dia menyayangkan makanan yang disediakan untuk mencegah stunting tersebut.
“Gak ada mensupport sesuai dengan tujuan posyandu,” ujar Yulia.
Camat membenarkan pengakuan Yulia
Video Yulia tersebut bukan hanya omong kosong.
Camat Paya Bakong, Syahrul Nizam, membenarkan informasi tersebut.
“Tahun ini desa fokus membangun pipa jaringan air yang memang juga berkaitan dengan dengan penurunan stunting sehingga dana menjadi berkurang,” kata Camat Syahrul kepada wartawan, Jumat (25/8/2023).
Baca Juga: VIRAL di Aceh! Nikahi Gadis Cantik, Pria Ini Jadi Sorotan Warganet, “Ken Bak Itam tapi Bak Item”
Syahrul menambahkan, makanan tersebut diberikan sebulan sekali saat kegiatan Posyandu.
Anggarannya bersumber dari dana desa namun saat ini jumlahnya terbatas.
Camat Syahrul menyatakan sudah memerintahkan kepala desa agar ke depan memberikan makanan lebih bergizi meski harganya murah seperti telur, jagung dan lainnya. ***












