Politik

Singa Mania Boikot Laga Persiraja Vs Sriwijaya FC, Ungkap Dua Alasan Ini

62
×

Singa Mania Boikot Laga Persiraja Vs Sriwijaya FC, Ungkap Dua Alasan Ini

Share this article

PIKIRANACEH.COM – Suporter Sriwijaya FC (SFC) kelompok Singa Mania sepakat memboikot laga kandang kontra Persiraja Banda Aceh.

Kelompok Suporter Singa Mania mengumumkan bakal memboikot laga Sriwjaya FC Vs Persiraja Kota Banda Aceh yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, pada Senin 13 November 2023 pukul 15.30 WIB.

“Assalamualikum wr.wb. Hasil rapat pengurus dan korwil/korda Singa Mania 
memutuskan bahwa Singa Mania akan memboikot pertandingan Sriwijaya FC tanggal 13 November 2023,” demikian pesan tertulis yang tersebar, Minggu 12 November 2023.

Kelompok Suporter Singa Mania mengungkapkan dua alasan mereka mengambil sikap memboikot laga Sriwjaya FC versus Persiraja Banda Aceh yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Senin 13 November 2023 pukul 15.30.

“Pengosongan tribun yang dilakukan saat ini adalah puncak luapan kekecewaan Singa Mania terhadap menajemen Sriwijaya FC banyak faktor yang mendasari aksi pengosongan ini,” ungkap Ketua Umum Singa Mania Yayan Hariansyah SH melalui Ketua Harian Singa Mania Muhammad Marwan, pada Minggu 12 November 2023.

Hal yang pertama kata Marwan, tidak diresponnya surat terbuka yang Singa Mania layangkan pada beberapa bulan kemarin ke manajemen Sriwijaya FC agar berbenah pada putaram kedua Liga 2 2023/2024 agar bis atercapai target lolos Liga 1.

Sayangnya kata Marwan, Manajemen Sriwijaya FC hanya membalas dengan surat ucapan terimakasih. 

Dan justru malah pelatih Sriwijaya FC Muhammad Yusup Prasetyo yang akrab disapa Coach Yoyo yang yang punya inisiatif untuk melakukan diskusi tiga kelompok suporter. 

“Padahal sudah jelas dalam poin-poin surat tersebut agar manajemen segera berbenah di putaran kedua dan kita suporter dilibatkan,” ujar Marwan. 

Tapi nyatanya sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dari manajemen itu sendiri dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk melakukan perubahan.

Poin yang ke dua, Panpel laga home Sriwijaya FC seolah menganggap suporter ini sebagai costumer. Imbas dari pemalsuan tiket pertandingan kemarin. 

“Tiket pertandingan besok hanya dapat diambil di hari H pertandingan itu sangat kesulitan bagi kita untuk mendistribusikan tiket ke korwil dan korda yang biasanya H-1 sebelum pertandingan kuota tiket sudah habis didistribusikan,” terang Marwan.  

Tentu karena dirasa tidak ada kemudahan dalam pendistribusian tiket ke Singa Mania maka Singa Mania menyatakan mereka merasa sangat kecewa..

“Bukannya mereka yang berbenah. Contoh untuk merubah tiket menjadi lebih modern dengan tiket gelang scan barcode agar tidak dipalsukan,” katanya

Atau pelaku pemalsuan tiket kemarin diproses secara hukum agar mendapatkan efek jera. Tapi nyatanya manajemen tidak melakukan itu. Justru malah suporter yang dipres waktu pendistribusian tiket.

“Jadi seolah pemalsuan tiket kemarin itu adalah kesalahan dari kita terlebih tiket tribun kita yang paling banyak dipalsukan,” bebernya.

Singa Mania juga mengkritik tiket yang dicetak oleh Panpel itu memang sangat rentan pemalsuan karena tiket cuma berupa kertas dan cap tanda tangan biasa. 

“Kami mengkritik Panpel dan Manajemen di putaran kedua harus segera evaluasi dari bentuk tiket. Kalau kita lihat di klub liga 2 lainnya sudah menggunakan tiket gelang,” kata Marwan.

Menurut Marwan, Sriwijaya FC sudah waktunya harus mencontoh itu karena tiket sudah lumayan cukup mahal harga Rp 40 ribu kalau cuma berupa kertas itu sangat tidak relevan dengan harga. 

“Harusnya sudah menggunakan tiket gelang dan scan barcode untuk meminimalisir kecurangan-kecurangan atau pemalsuan tiket itu sendiri,” kata Marwan. 

“Assalamualaikum wr.wb. Hasil rapat pengurus dan korwil/korda Singa Mania  memutuskan bahwa Singa Mania akan memboikot pertandingan Sriwijaya FC tanggal 13 November 2023,” demikian pesan tertulis yang tersebar, pada Minggu 12 November 2023. ***