Politik

Bebas Ganjul Ganjil Genap, Mobil Hybrid Bekas Ini Bisa Jadi Solusinya

354
×

Bebas Ganjul Ganjil Genap, Mobil Hybrid Bekas Ini Bisa Jadi Solusinya

Share this article

PIKIRANACEH.COM | Wacana bebas ganjil-genap untuk kendaraan Hybrid tengah dikaji oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuat lini kendaraan ramah lingkungan semakin diminati, berikut pilihan mobil hybrid bekas dari Suzuki dan Toyota beserta spesifikasi singkatnya untuk kebutuhan mobilitas harian perkotaan.

​Kajian Insentif Nonfiskal Kemenperin
​Kementerian Perindustrian terus mematangkan langkah strategis dalam mendukung transisi energi di sektor transportasi.

Salah satu poin utama yang disoroti adalah usulan pemberian insentif nonfiskal seperti pembebasan aturan ganjil-genap hingga fasilitas parkir khusus bagi kendaraan berteknologi hybrid, plug-in hybrid (PHEV), dan Range Extended Electric Vehicle (REEV).

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa pembahasan regulasi terkait pembebasan ganjil genap bagi mobil hibrida ini sedang diupayakan agar dapat segera diimplementasikan.

“Kebijakan pembebasan ganjil genap ini sedang kita dorong secepatnya sebagai momentum emas untuk memperkuat ekosistem otomotif berbasis elektrifikasi tanpa harus membebani infrastruktur pengisian daya,” ujar Sarmuji kepada awak media beberapa waktu lalu di Jakarta.

​Langkah ini dinilai menjadi solusi adaptif untuk menekan emisi karbon di kota-kota besar sekaligus memberikan kemudahan operasional bagi masyarakat.
​
​Seiring dengan dinamika kebijakan tersebut, berikut adalah beberapa model kendaraan hybrid bekas tahun produksi 2023 dari Toyota dan Suzuki beserta spesifikasi ringkasnya.

​Catatan: Harga berikut ini merupakan harga rata-rata yang ditawarkan di berbagai platform jual beli mobil bekas, salah satunya OLX, dan dapat bervariasi tergantung kondisi kendaraan, jarak tempuh (kilometer), serta kelengkapan dokumen.

​1. Toyota Hybrid
​Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Menggunakan mesin bensin 2.0L M20A-FXS dikombinasikan dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan sekitar 186 PS, transmisi e-CVT, sistem penggerak roda depan (FWD), serta dibangun di atas platform TNGA dengan kapasitas 7 penumpang.

​Kisaran Harga Pasar Sekunder: Rp380.000.000 – Rp450.000.000 (bergantung pada tipe G, V, atau Q Modellista serta fitur keselamatan TSS).

​Toyota Yaris Cross Hybrid. Dibekali mesin 1.5L 2NR-VEX berteknologi hybrid dengan total tenaga sekitar 111 PS, transmisi e-CVT, penggerak roda depan (FWD), ground clearance setinggi 210 mm, serta konfigurasi 5 penumpang.

​Kisaran Harga Pasar Sekunder: Rp310.000.000 – Rp330.000.000 (varian S HV TSS).

​2. Suzuki Hybrid
​Suzuki XL7 Hybrid Mengusung mesin 1.5L K15B berteknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang memadukan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.

Tenaga yang dihasilkan mencapai 103 PS dengan torsi 138 Nm, tersedia dalam pilihan transmisi manual atau otomatis 4-percepatan (FWD) berkapasitas 7 penumpang.

​Kisaran Harga Pasar Sekunder: Rp210.000.000 – Rp225.000.000 (varian Beta / Alpha).
​Suzuki Ertiga Hybrid

Mengandalkan mesin 1.5L K15B dengan sistem elektrifikasi ringan SHVS, menghasilkan tenaga 103 PS dan torsi 138 Nm, transmisi manual/otomatis, sistem penggerak FWD, serta kapasitas kabin 7 penumpang.

​Kisaran Harga di pasar mobil bekas Rp185.000.000 – Rp200.000.000 (varian GX / Cruise).

​Suzuki Grand Vitara Hybrid
​Menggunakan mesin 1.5L K15C Dual Jet dengan teknologi mild hybrid SHVS, menghasilkan daya 103 PS dan torsi 136 Nm, dipadu transmisi otomatis, penggerak FWD, dengan kapasitas 5 penumpang.

​Kisaran Harga bekas mobil ini mulai dari Rp270.000.000 – Rp285.000.000 (tipe GX).

​Kesimpulan
​Kebijakan insentif nonfiskal yang sedang dikaji pemerintah diharapkan mampu memberikan opsi mobilitas yang lebih fungsional bagi masyarakat perkotaan.

Konsumen yang ingin beralih ke kendaraan efisien dapat mempertimbangkan berbagai pilihan di pasar sekunder dengan menyesuaikan kebutuhan kapasitas ruang, anggaran, serta spesifikasi teknis kendaraan.*